Aplikasireimburse Jojonomic Dapat Pendanaan Setara Rp 200 Miliar

By | September 21, 2016

Jojonomic, platform mobile expense reimbursement pertama di Asia Tenggara, mendapat pendanaan Seri A sebesar US$ 1,5 juta, sekitar Rp 200 miliar, baru-baru ini. Pendanaan ini dipimpin oleh Maloekoe Ventures, dengan partisipasi Golden Gate Ventures, Fenox Venture Capital, dan East Ventures. Pendanaan ini merupakan putaran kedua bagi Jojonomic, setelah pendanaan awal oleh East Ventures pada Oktober 2015.Indrasto Budisantoso, CEO dari Jojonomic, menjelaskan dengan pendanaan baru ini, banyak hal-hal menarik terjadi di Jojonomic. “Kami mempunyai fitur-fitur baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Kami juga secara perlahan mulai menarik perhatian target pasar kami dan telah mengincar pasar lainnya,” ujar Indrasto dalam rilisnya, kemarin.Layanan utama Jojonomic adalah sistem reimburse pengeluaran bisnis/pembuatan expense klaim karyawan secara digital. Dengan sistem berbasis cloud dan teknologi OCR, pengguna dapat dengan mudah mengambil foto bukti pengeluaran mereka dengan aplikasi Jojonomic. Kemudian, aplikasi Jojonomic segera memprosesnya sehingga para manajer yang memberikan persetujuan dapat menandatangani secara digital melalui aplikasi atau dashboard Jojonomic di desktop secara realtime.”Pelaku usaha di kawasan ini tidak mempunyai solusi digital yang sesuai dan mudah digunakan untuk memproses expense claim. Reimbursement manual dapat sangat menyulitkan, tapi Jojonomic membantu untuk mendigitalisasi proses tersebut sehingga pelaku bisnis dapat dengan cepat dan mudah menyetujui dan melakukan kontrol biaya yang dikeluarkan karyawan mereka,” kata Indrasto.Melalui dashboard, administrator dapat mengumpulkan semua pengeluaran yang belum dan sudah di-reimburse, mengirimkan pembayaran, dan menyimpannya di cloud. Jojonomic juga menyediakan fitur cash advance, yang bermanfaat dalam kasus perjalanan bisnis atau proyek terutama bagi karyawan yang belum memiliki kartu kredit korporat.Selain itu, dashboard juga memberikan analisis otomatis bagi manajemen, memberikan informasi tentang perilaku pengeluaran, biaya, dan frekuensi reimbursement untuk kontrol yang lebih baik dan transparan bagi perusahaan. Berdasarkan penelitian dan testimonial dari klien Jojonomic, penggunaan sistem reimbursement otomatis dapat menghemat 70 persen waktu administrasi perusahaan.Adrien Gheur, Co-founder dan Managing Partner dari Maloekoe Ventures, berpendapat, teknologi yang dikembangkan oleh Jojonomic menjadi solusi bagi masalah nyata, yaitu proses reimbursement. “Kami percaya kepada masa depan untuk sistem SaaS B2B di negara dan kawasan ini. Dalam hal ini, kami juga terkesan dengan tim Jojonomic dan apa yang dicapainya.”Vinnie Lauria, Managing Partner Golden Gate Ventures, berpendapat senada. Kata dia, usaha kecil dan menengah di Indonesia mulai terdigitalisasi dengan cepat dan mereka membutuhkan solusi yang dapat membantu dalam transisi ini.Baca juga:
Bangsacerdas, cara belajar online yang miliki banyak fitur

Sumber:

http://www.merdeka.com/teknologi/aplikasi-reimburse-jojonomic-dapat-pendanaan-setara-rp-200-miliar.html

Leave a Reply