Begini Hasil Jepretan Kamera Mirrorless Fujifilm X-T2

By | September 4, 2016

KOMPAS.com – Fujifilm Indonesia meluncurkan kamera mirrorless terbaru X-T2 lewat acara photo trip bertajuk “Xpedition XT2” ke sejumlah lokasi Kepulauan di Nusa Tenggara, pekan lalu.

Peluncuran kali ini disengaja dibuat berbeda dengan produk-produk sebelumnya, sesuai dengan peruntukan Fujifilm X-T2 sebagai kamera profesional yang bisa menangani berbagai kondisi pemotretan.

“Lain dari biasanya di hotel atau mall, di sini kami ingin menekankan pengalaman memakai X-T2 dalam keadaan yang sesungguhnya,” ujar Electronics Imaging Sales Manager Fujifilm Indonesia Wawan Setiawan ketika ditemui KompasTekno di sela acara.

Segala macam subyek foto pun menyambut rombongan fotografer dan jurnalis yang ikut serta dalam Xpedition X-T2, mulai dari pemukiman pinggir pantai Desa Komodo, pemandangan matahari terbenam, hingga kadal raksasa Komodo dengan lidah bercabangnya yng menjulur-julur.

Kamera Fujifilm X-T2 sendiri dibekali sensor APS-C X-Trans III baru dengan resolusi 24 megapiksel, dipadu pengolah gambar X-Processor Pro yang sama seperti pada kamera X-Pro2.

Selama perjalanan, masing-masing peserta dibekali body kamera X-T2 berikut lensa, termasuk juga KompasTekno yang memilih paduan lensa prime wide angle Fujinon XF 16mm F1.4 R WR dan lensa tele zoom Fujinon XF 55-200 F3.5-48 R LM OIS.

Simulasi film

Seperti layaknya kamera mirrorless Fuji, X-T2 menyediakan sejumlah efek simulasi film yang bisa diterapkan di foto dengan format JPEG.

Efek ini membuat tone dan warna foto menjadi serupa jepretan dengan film besutan Fujifilm yang populer di era pra-fotografi digital dulu.

Ada trio simulasi film slide seperti biasa, yakni Provia yang cenderung netral, Velvia dengan saturasi warna yang tinggi menekankan biru langit dan hijau dedaunan, dan Astia yang cocok untuk portrait.

Ada juga rangkaian Classic Chrome dengan tampilan saturasi rendah, serta duo Pro Neg. Hi, dan Pro Neg. Std yang dibuat berdasarkan karakter film negatif 160NS milik Fujifilm.

Untuk foto monokrom, X-T2 menyematkan simulasi B&W baru berbasis film Acros yang memiliki tekstur serupa grain pada film.

Simulasi-simulasi film tersebut seolah melengkapi karakter X-T2 yang memang mengusung desain ala retro -seperti mirrorless lainnya dari Fujifilm- dengan beragam kenop (dial) untuk pengaturan manual.  

Tentu, pengguna juga bisa memoret dengan format RAW yang lebih fleksibel untuk diolah. Tapi tak ada salahnya menjajal aneka macam simulasi film yang bisa memberikan tampilan unik pada format file JPEG.

Total terdapat 15 simulasi film yang bisa dicoba, seperti bisa dilihat di bawah.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com X-T2 memiliki enam simulasi color film yang menghasilkan respon tone dan warna berbeda-beda.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Untuk monokrom, disediakan 9 pilihan simulasi dengan. Simulasi B&W dan Acros masing-masing menyediakan empat pilihan, yakni tanpa filter atau dengan filter warna kuning, merah, dan hijau.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Untuk monokrom, disediakan 9 pilihan simulasi dengan. Simulasi B&W dan Acros masing-masing menyediakan empat pilihan, yakni tanpa filter atau dengan filter warna kuning, merah, dan hijau.

Pemotretan Outdoor

Seperti juga kamera lainnya, hasil foto terbaik Fujifilm X-T2 dapat diperoleh saat dipakai memotret dengan kondisi cahaya ideal di luar ruangan.

Para pengguna kamera Fujifilm akan langsung merasa familiar dengan hasil jepretan dan karakter handling kamera ini yang seirama dengan model-model mirrorless lain dari Fujifilm.

Tapi ada satu hal yang berbeda dan baru ditambahkan pada X-T2, yakni joystick khusus untuk memilih AF point yang aktif, ala DSLR profesional.

Kegunaan joystick tersebut sangat terasa saat memotret subyek bergerak karena titik AF dapat dipindah-pindahkan dengan gesit. Tak perlu lagi menekan-nekan tombol D-Pad yang kini bisa dibebaskan untuk menjalankan custom function sesuai kehendak.

Berikut ini beberapa hasil fotonya.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F5.6, 1/1.600 detik, ISO 800 (DR400)

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F9, 1/640 detik, ISO 400

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F4.8, 1/1.250 detik, ISO 500

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F5.6, 1/1.000 detik, ISO 400

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F5.6, 1/1.500 detik, ISO 400

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor. F5.6, 1/500 detik, ISO 800 (foto kanan). F8, 1/680 detik, ISO 400

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi outdoor, panorama.

Pemotretan indoor dan malam hari

Kamera mirrorless Fujifilm terkenal mampu menghasilkan foto yang relatif bersih dari noise di sensitivitas (ISO) tinggi kala dipakai memotret indoor atau malam hari. X-T2 pun tidak mengecewakan dalam hal ini.

Meski resolusi sensor ditingkatkan dari 16 megapiksel di generasi sebelumnya menjadi 24 megapiksel, hasil-hasil jepretan tetap minim noise.

Memang, dynamic range dan kualitas gambar secara keseluruhan ikut berkurang seiring dengan peningkatan ISO, tapi setidaknya noise yang muncul tidak terlalu mengganggu, yakni berupa luminance noise yang polanya mirip grain pada film.

Rentang sensitivitas native X-T2 meningkat satu stop menjadi ISO 200-12.800. Ada juga pilihan “Low” ISO 100 untuk mempermudah pemotretan long-exposure.

Satu hal yang juga membantu pemotretan adalah flip LCD yang kini tak hanya bisa ditekuk ke atas-bawah secara horizontal, namun juga secara vertikal dalam orientasi portrait. Ini berguna untuk pemotretan low/high angle, termasuk ketika kamera bertengger di atas tripod.

Berikut beberapa contoh hasil foto X-T2 dalam kondisi indoor dan malam hari.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi indoor. F1.4, 1/800 detik, ISO 1.250

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi indoor. F4, 1/500 detik, ISO 1.600

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi indoor. F4, 1/320 detik, ISO 640

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi malam hari. F1.4, 1/100 detik, ISO 6.400

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi senja. F16, 1/100 detik, ISO 1.600

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi senja. F5.6, 1/320 detik, ISO 1.600

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Contoh hasil foto Fujifilm X-T2 di kondisi senja dan indoor. F4, 1/500, ISO 5.000 (gambar kanan). F5, 1/800 detik, ISO 250

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/08/30/19180087/Begini.Hasil.Jepretan.Kamera.Mirrorless.Fujifilm.X-T2

Leave a Reply