Beli Pemilik HBO Dan CNN Rp 1.100 Triliun, Apa Alasan ATdanT?

By | October 27, 2016

KOMPAS.com – Akhir minggu ini, operator seluler AS AT&T mengumumkan bakal mengakuisisi perushaan konglomerasi media multinasioanal Time Warner dengan nilai mencapai 85,4 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 1.100 triliun.

Time Warner memiliki jaringan media yang luas, mencakup aneka brand terkenal, seperti CNN, TNT, HBO Channel, serta studio TV dan film Warner Bros. Dengan akuisisi, hak atas jaringan media tersebut beralih ke tangan AT&T.

Ini pula yang disinyalir menjadi alasan AT&T melakukan akuisisi dengan nilai besar tersebut. Dengan kata lain, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNN Money,  Senin (24/10/2016), AT&T ingin memadukan jaringan telekomunikasi yang dimilikinya dengan konten dari Time Warner.

“Konten premium selalu menang. Ini berlaku di layar lebar dan TV, dan kini juga di layar perangkat mobile,” ujar sebut Chief Executive AT&T Randall Stephenson dalam sebuah keterangan tertulis.

Tak mengherankan, mengingat pola konsumsi media semakin bergeser ke arah mobile, baik untuk film, siaran TV, ataupun jenis konten lain. Perusahaan telekomunikasi pun ingin aktif terlibat dalam bisnis pembuatan konten, ketimbang hanya menyalurkannya secara pasif.

Dengan mengakuisisi Time Warner, AT&T bisa menawarkan langganan konten dalam bentuk bundel bersama dengan layanan seluler.

Hal tersebut bisa memberikan keuntungan bagi AT&T dibanding kompetitornya, Verizon, yang juga berusaha merambah bisnis konten dan teknologi periklanan digital melalui akuisisi AOL dan rencana pembelian Yahoo.

AT&T diketahui juga memilki perusahaan TV satelit DirectTV yang diakuisisi senilai hampir 50 miliar dollar AS tahun lalu. Paket langganan seluler bersama TV satelit DirectTV kini telah mulai ditawarkan ke konsumen.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/10/24/10052537/beli.pemilik.hbo.dan.cnn.rp.1.100.triliun.apa.alasan.at.t.

Leave a Reply