Ditutup Twitter, Vine Malah “Ditawar” Situs Porno

By | October 31, 2016

KOMPAS.com – Empat tahun setelah dibeli oleh Twitter pada 2012 lalu, Vine, sang pelopor video sharing berdurasi singkat (6 detik) di media sosial akhirnya bakal ditutup dalam beberapa bulan ke depan.

Nasib Vine rupanya menarik perhatian situs porno PornHub. Dalam sebuah surat elektronik yang dilayangkan oleh Vice President PornHub Corey Price kepada CEO Twitter Jack Dorsey, salah satu operator situs esek-esek terbesar di dunia itu “menawar” akan membeli Vine.

“Karena Twitter akan menutupnya (Vine) dan sedang sibuk memangkas tenaga kerja, Anda dan para pemangku kepentingan bisa memperoleh manfaat dari uang hasil penjualan Vine,” tulis Price dalam suratnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Sabtu (29/10/2016).

PornHub menyatakan tidak keberatan dengan durasi video Vine yang cuma enam detik. Angka itu disebut “sudah lebih dari cukup bagi kebanyakan orang untuk menikmati”.

Entah tawaran itu memang serius atau sekadar menyindir kondisi keuangan Twitter yang belum kunjung membaik. Boleh jadi pula Twitter bakal menanggapi PornHub dengan serius, ketimbang hanya menutup Vine begitu saja.

Vine ditutup dalam rangka efisiensi tenaga kerja dan ongkos operasional yang dilakukan oleh Twitter. Video-video yang tersaji lewat aplikasi Vine saat ini masih ditonton oleh 100 juta orang setiap bulan, namun jumlah penggunanya terus menurun.

Twitter memberikan kesempatan pada para pengguna Vine untuk mengunduh video masing-masing dalam waktu beberapa bulan sebelum situs web, aplikasi, dan platform Vine ditutup sepenuhnya.

Pendiri Vine Rus Yusupov menyatakan ketidaksetujuannya atas rencana penutupan perusahaan tersebut. “Jangan jual perusahaan Anda!” kicaunya di Twitter, seolah menyesal telah melakukan langkah itu.

Baca: Twitter Bakal Tutup Aplikasi Video Vine

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/10/29/13150017/ditutup.twitter.vine.malah.ditawar.situs.porno

Leave a Reply