Harga IPhone 7 “BM” Di Jakarta Tembus Rp 25 Juta

By | September 26, 2016

KOMPAS.com – Jejeran kios-kios ponsel di ITC Kuningan, Jakarta memajang aneka gadget dari berbagai produsen. Di balik etalase yang diterangi lampu neon, tersembunyi dari pandangan mata, ada dua pendatang baru yang mulai bisa ditemukan dengan bertanya langsung kepada penjual.

“iPhone 7? Ada kok. Mau yang warna apa? Gold, rose, atau black?” kata Siska, salah seorang penjaga toko di pusat gadget lantai dua tersebut, menanggapi pertanyaan KompasTekno, Rabu (21/9/2016) sore.

Selain iPhone 7 Plus, sang “saudara” yang memiliki layar berukuran lebih lebar dan dilengkapi kamera ganda.

Seorang penjual lain di toko yang sama dengan sigap mengambil sebuah iPhone 7 Plus untuk ditunjukkan kepada KompasTekno, masih dalam keadaan tersegel di dalam kemasannya.  

“Kalau iPhone 7 dibanderol mulai harga Rp 16 juta untuk versi  32 GB dengan warna rose gold atau gold.

Varian warna hitam dijual lebih mahal, mencapai Rp 17 juta, sama dengan iPhone 7 Plus warna hitam lebih diburu oleh pembeli ketimbang dua varian warna lain. Karena itulah banderolnya lebih tinggi.

Black-nya yang matte ya, kalau yang jet black, yang glossy itu belum masuk,” kata Siska sambil menambahkan bahwa iPhone 7 Plus telah mulai beredar di ITC Kuningan, Jakarta, sejak sepekan lalu.

Kendati mahal, Siska mengaku tak kesulitan menjual duo iPhone 7 Plus. Nggak tahu buat apa,” tuturnya.

Harga bervariasi

Banderol awal yang dipatok toko Siska untuk iPhone 7 Plus rose gold 128 GB dijual Rp 20,5 juta.

Beberapa toko lain menawarkan harga yang lebih rendah lagi. Ada yang menjual iPhone 7 rose gold 128 GB dengan harga Rp 13,5 juta. Satu kesamaan mereka, varian warna hitam selalu dijual lebih mahal.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Bagian belakang kotak kemasan iPhone 7 Plus varian warna gold 128 GB yang ditunjukkan ke KompasTekno oleh salah satu pedagang di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Selain itu, semua iPhone 7 Plus yang beredar di pusat gadget di Kuningan itu merupakan barang yang masuk lewat jalur non-resmi, atau biasa dikenal dengan istilah black market (BM).

“Iya, kalau di iBox (jaringan toko milik Erajaya yang menjadi distributor resmi iPhone 7,” ujar Vera.

Baca: Berapa Harga iPhone 7 dan 7 Plus?

Dia mengingatkan KompasTekno bahwa iPhone 7 Plus yang dijualnya tak bisa klaim garansi di jaringan toko iBox. Namun, Vera bersedia membantu klaim garansi di luar negeri, sesuai dengan negara asal ponsel yang diselundupkan ke Indonesia itu, apabila ternyata ada kerusakan atau cacat produksi.

“Garansinya internasional. Asal jangan layar pecah atau karena jatuh, lho ya. Itu di luar garansi dan harus biaya sendiri,” ujarnya mewanti-wanti.

Beredar online

Selain di toko-toko fisik pusat gadget, iPhone 7” bakal membuahkan setidaknya satu-dua penjual dalam satu halaman.

Variasi harga antar-pedagang juga berlaku di pasaran online. Harga iPhone 7 Plus dibanderol antara Rp 17 jutaan hingga lebih dari Rp 30 juta, juga tergantung warna dan kapasitas memori.

Domisili pedagang berbeda-beda. Sebagian berbasis di Jakarta, ada juga yang berlokasi di Bali, Banten, Palembang, dan daerah-daerah lain.

Belum diketahui kapan iPhone 7 Plus akan masuk ke Indonesia melalui jalur resmi.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Deskripsi iklan iPhone 7 yang dijual seorang pedagang online di salah satu situs e-commerce lokal.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa kedua perangkat telah didaftarkan ke Balai Uji Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI), Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca: Duo iPhone 7 Sedang Diuji di Kemenkominfo

Selagi versi resmi belum beredar, seperti yang terjadi dengan model-model sebelumnya, iPhone 7 Plus “black market” selalu bisa ditemukan di pasaran lokal, baik online maupun toko fisik.
Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/09/24/14030077/harga.iphone.7.bm.di.jakarta.tembus.rp.25.juta

Leave a Reply