Kaskus Ditinggal Perintisnya, Ken Dean Lawadinata

By | October 16, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Ken Dean Lawadinata telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai chairman PT Darta Media Indonesia, pengelola situs Kaskus. Saham yang dipegang Ken pun telah seluruhnya dikembalikan pada GDP Ventures.

“Betul, saya sudah seluruhnya meninggalkan Kaskus. Semua saham sudah saya lepasan ke GDP,” ujar Ken saat dihubungi KompasTekno dalam sebuah pesan singkat, Sabtu (15/10/2016).

Ken merupakan salah satu perintis Kaskus dan membawanya menjadi situs komunitas online terbesar di Indonesia.

Ken pula lah yang yang membujuk pendiri Kaskus lainnya, Andrew Darwis untuk pulang dari Amerika Serikat dan mendirikan perusahaan di Tanah Air.

Selepas dari Kaskus, Ken mengaku tidak berminat untuk berinvestasi di perusahaan IT lagi. Sebagai gantinya, dia sedang melirik investasi bidang properti dan komoditas seperti tambang, kayu dan lain-lain.

Perubahan di industri IT

Dia mengakui bahwa bisnis atau industri IT di Indonesia masih terus berkembang. Ada banyak permintaan dan ide-ide baru yang terus menetas. Sayangnya, menurut Ken, risiko di bidang IT masa kini justru terlalu tinggi.

Valuation yang ada dan diminta oleh para founder (rata-rata perusahaan IT) bisa dibilang agak terlalu di-“goreng”. Padahal mereka masih kesulitan mendapat profit dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Ken menceritakan alasannya.

“Jadi kalau dulu bidang IT itu low-risk high-return, sekarang berubah jadi high-risk high-return. Uang 5 juta sampai 10 juta dollar AS sudah tidak ada artinya di industri ini,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, saat ini Ken memiliki dua perusahaan IT, yaitu Smartmama yang bergerak menyajikan konten khusus untuk ibu dan Tororo yang bergerak dalam penjualan online soal kebutuhan bayi.

“Soal perusahaan IT, paling saya akan fokus di Smartmama dan Tororo saja. Keduanya memang perusahaan saya sendiri bekerja sama dengan rekan,” pungkas Ken.

Dalam keterangan resminya, Andrew yang saat ini berperan sebagai Chief Commercial Officer Kaskus menyatakan terima kasih atas dedikasi Ken membesarkan Kaskus. Dia juga memastikan pengunduran diri tersebut tidak mengganggu kinerja perusahaan.

“Ken adalah orang yang bersemangat dan optimistis dalam menjalankan Kaskus. Pengunduran diri Ken tidak akan berdampak langsung terhadap operasional perusahaan. Kaskus akan fokus pada misi menjadi social commerce platform terbesar Indonesia,” terang Andrew.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2016/10/15/13140057/kaskus.ditinggal.perintisnya.ken.dean.lawadinata

Leave a Reply