Pekerja Freelance Bakal Menjadi Tren Di Indonesia

By | October 4, 2016

Berdasarkan hasil riset dari perusahaan riset global Intuit tahun 2010, menyatakan dalam laporannya bahwa sebelum tahun 2020, cara bekerja tradisional tidak akan lagi menjadi norma. Pegawai permanen akan banyak tergantikan oleh pekerja berdasarkan proyek seperti freelancer dan pekerja paruh waktu. Tren jangka panjang untuk mempekerjakan pekerja per proyek akan terus meningkat dengan lebih dari 80 persen dari korporasi-korporasi besar akan mulai meningkatkan penggunaan akan tenaga kerja yang lebih fleksibel.Lebih banyak lagi bisnis dan profesional dari berbagai belahan dunia akan melompat masuk ke dunia ‘GIG’ atau freelance ekonomi ini yang memungkinkan seperangkat opsi bekerja yang baru. Bagi banyak orang, ekonomi ‘GIG’ merupakan sektor bernilai yang berperan besar terhadap transisi menuju ekonomi abad ke-21. Sementara bagi beberapa orang lainnya, ekonomi ini mewakili kesempatan satu-satunya yang mereka miliki dalam mendapatkan pekerjaan.Sisanya masih melihat hal ini sebagai sektor ekonomi di tahap masih bayi/awal sehingga masih banyak sekali yang harus dilakukan sebelum bisa disebut bahwa hal ini telah merevolusi cara orang-orang bekerja. Terlepas dari pandangan yang manapun terhadap ekonomi ‘GIG’, tidak ada orang yang bisa mengingkari bagaimana hal ini telah membuka kesempatan-kesempatan bagi banyak pekerja dari berbagai belahan dunia.Bagaimana dengan Indonesia? Menurut Country Manager Freelancer.com untuk Indonesia, Malaysia, India, Pakistan & Bangladesh, Helma Kusuma, Indonesia diprediksikan akan menjadi negara pusat industri freelancing dan crowdsourcing terdepan di wilayah Asia Tenggara. Hal itu berdasarkan dari pertumbuhan pengguna freelancer.com yang meningkat pesat.”Dikarenakan Indonesia merupakan Negara ke-3 di dunia dan ke- 2 di Asia dimana para penggunanya merupakan yang tercepat pertumbuhannya secara progresif dalam platform kami, Freelancer.com mengakui potensi Negara ini untuk menjadi pusat industri freelancing dan crowdsourcing terdepan di wilayah Asia Tenggara,” katanya.”Dari total 1-juta pengguna kami dari Indonesia, sekitar 900.000-nya teregister sebagai freelancer di Freelancer.com. Sisanya merupakan para pemberi proyek dan pebisnis kecil yang telah memposkan proyek freelance di marketplace ini,” tambah dia.Freelancer.com sendiri merupakan marketplace terbesar dunia untuk freelancing dan crowdsourcing dilihat dari jumlah pengguna dan proyek yang diposkan. 20 juta pengguna teregister secara global telah memposkan lebih dari 10 juta proyek dan kontes sampai hari ini dalam lebih dari 900 bidang pekerjaan seperti website development, logo design, marketing, copywriting, astrophysics, aerospace engineering dan manufacturing. Freelancer merupakan pemilik Escrow.com, penyedia terdepan bagi pembayaran dan manajemen transaksi online yang aman bagi konsumen dan bisnis di Internet. Freelancer Limited terdaftar di Australian Securities Exchange dibawah bendera ASX:FLN.
Sumber:

http://www.merdeka.com/teknologi/pekerja-freelance-bakal-menjadi-tren-di-indonesia.html

Leave a Reply