Pertumbuhan Layanan OTT Di Indonesia Akan Terus Meningkat

By | September 3, 2016

Jumlah pengguna internet di Indonesia mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal itu dikuatkan oleh hasil riset lembaga riset international Emarketer memproyeksi jumlah pengguna internet di Indonesia sekitar 102,8 juta jiwa di tahun 2016 dan akan mengalami peningkatan sekitar 123 juta jiwa di tahun 2018.Seiring dengan jumlah peningkatan pengguna internet di Indonesia, Desmond Poon, CTO, PT Link Net Tbk. (First Media), menyampaikan rasa optimisnya bahwa pasar layanan Over-The Top (OTT) di Indonesia akan terus mengalami peningkatkan untuk memenuhi kebutuhan generasi millenial yang haus dengan konten-konten informatif.”Ekonomi dan infrastruktur menjadi dua faktor utama pendukung pertumbuhan layanan OTT,” terangnya, Jumat (02/09).Merujuk data Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016 diproyeksikan meningkat 5,2 persen 5,6 persen dan peningkatan ini akan terus berlanjut hingga tahun 2017 2019 di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami peningkatan sebesar 6,0 persen sampai 6,5 persen.Untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan konsumen yang terus meningkat akan konten media dan hiburan terutama saat dalam perjalanan, para operator harus terus melakukan inovasi dalam hal teknologi. Salah satu strateginya adalah dengan berinvestasi dalam teknologi baru OTT dan Internet of Things (IoT) yang akan melengkapi layanan TV saat ini.”Kekuatan kami terletak pada kemampuan kami untuk menyediakan layanan yang terintegrasi bagi para pelanggan. Selain memperkaya layanan TV tradisional dengan menawarkan layanan Personal Video Recorder (PVR), Video on Demand (VOD) dan Catch-up TV, kami juga menyediakan layanan OTT seperti aplikasi berbasis Android, termasuk YouTube, aplikasi Google, games dan pencarian melalui suara dengan menggunakan set-top box yang sama,” ujarnya.”Kami juga menyediakan layanan First Media X, TV Anywhere OTT yang memungkinkan pelanggan kami untuk menikmati konten hiburan dan tayangan televisi melalui perangkat mobile. Aplikasi First Media X menyediakan lebih dari 100 linear channels dan lebih dari 80 Catch-up TV channels. Sejak diluncurkan bulan Juni lalu, kami menerima respon yang positif dari pelanggan yang menikmati konten hiburan dan tayangan televisi dengan lebih baik kapan saja dan dimana saja,” tambah dia.Dengan persaingan di pasar layanan video OTT yang cukup ketat, operator harus lebih cepat dalam mengamati tren baru, memahami dan menganalisis kebiasaan menonton konsumen dan pilihan gadget mereka agar dapat tetap berada dalam barisan terdepan dan meraih kesuksesan dalam layanan multiplatform. Desmond Poon yakin peningkatan investasi dalan infrastruktur dan konektivitas akan mendukung pertumbuhan layanan video OTT.Baca juga:
Bos Northstar: Saham kami di Go-Jek semakin berkurang

Sumber:

http://www.merdeka.com/teknologi/pertumbuhan-layanan-ott-di-indonesia-akan-terus-meningkat.html

Leave a Reply