Serikat Pekerja BUMN Ikut Bersuara Soal Interkoneksi

By | August 30, 2016

Ribut-ribut rencana penerapan tarif interkoneksi baru ternyata disambut dingin juga oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis. Mereka menilai, rencana yang akan dilakukan pemerintah dengan menurunkan tarif interkoneksi baru dianggap merugikan negara dan menguntungkan operator asing yang beroperasi di Indonesia. Tarif interkoneksi sendiri merupakan biaya yang harus dibayar oleh suatu operator kepada operator lain yang menjadi tujuan panggilan atau telepon. Saat ini tarif interkoneksi berkontribusi 15 persen terhadap penentuan tarif ritel.

Baca juga:
DPR minta Menkominfo tak buru-buru turunkan tarif interkoneksi

Sumber:

http://www.merdeka.com/teknologi/serikat-pekerja-bumn-ikut-bersuara-soal-interkoneksi.html

Leave a Reply