Waze Membuat Carpool, Aplikasi Ride-sharing Berbasis ‘nebeng’

By | October 4, 2016

Aplikasi navigasi dan komunitas terbesar berbasis lalu lintas, Waze, meluncurkan fitur baru yakni Carpool yang pada dasarnya adalah aplikasi ride-sharing layaknya Uber. Namun apa perbedaannya?Perbedaan mendasarnya adalah setiap pengguna Waze bisa saling ‘nebeng’ satu sama lain jika arah jalur transportasi mereka searah. Hal ini merupakan usaha Waze untuk mengurangi jumlah mobil di jalan. Dampak yang ingin dikejar adalah berkurangnya emisi gas di udara dan juga lingkungan yang lebih terjaga.Aplikasi ini akan memakai sistem navigasi terpercaya dari Waze yang akan mempelajari rute Anda dalam bepergian, dan mencocokkannya dengan pengguna Waze di arah yang sama. Fitur ini telah dicoba oleh para pegawai kantor Google, dan sekarang juga masih dalam masa uji coba di wilayah Bay Area, San Fransisco, California, Amerika Serikat.Perbedaan terbesar lain dari Uber dan aplikasi ride-sharing serupa, adanya Carpool ini memang dipergunakan murni untuk ‘nebeng’ atau menumpang. Hal ini dikarenakan meski pengguna yang menumpang diharuskan membayar, Google hanya membatasi pengguna untuk menumpang atau memberi tumpangan sebanyak dua kali sehari. Jumlah dua kali ini dimaksudkan untuk berangkat dan pulang kerja. Tarifnya pun murah, sehingga para pemberi tumpangan tak bisa menjadikan Carpool sebagai mata pencaharian.Dalam uji coba ini, Waze memberi tarif hanya 54 sen per mil, atau tujuh ribu rupiah saja per mil. Angka ini bahkan sangat jauh di bawah harga aplikasi ride-sharing yang ada di Indonesia, yang harganya bisa dua kali lipat dan dihitung per kilometer (satu mil setara dengan 1,6 kilometer). Sangat terlihat kalau tujuan Carpool bukan untuk ‘penghasilan tambahan.’Uang dari tarif ini pun tak terlihat cukup untuk penghasilan tambahan. Melansir dari Daily Mail yang mendapat rilis dari Google, uang tarif yang dibayarkan oleh pengguna yang ‘nebeng,’ digunakan untuk menutup biaya bahan bakar dan ‘kerepotan’ yang terjadi selama nebeng.Baca juga:
Sejarah panjang Google mengelak pajak dengan kedok ‘kapitalisme’

Sumber:

http://www.merdeka.com/teknologi/waze-membuat-carpool-aplikasi-ride-sharing-berbasis-nebeng.html

Leave a Reply